Tuesday, September 11, 2007

KabarNTT: Cagar Alam Mutis Yang Terusik Tambang

KabarNTT: Cagar Alam Mutis Yang Terusik Tambang

Wednesday, February 14, 2007

In My Life


There are places i'll remember
All my life though some have changed
Some forever not for better
Some have gone and some remain
All these places have their moments
With lovers and friends i still can recall
Some are dead and some are living
In my life i've loved them all

But of all these friends and lovers
There is no one compares with you
And these memories lose their meaning
When i think of love as something new
Though i know i'll never lose affection
For people and things that went before
I know i'll often stop and think about them
In my life i love you more

Though i know i'll never lose affection
For people and things that went before
I know i'll often stop and think about them
In my life i love you more
In my life i love you more

Beatles

Baru kali ini posting lirik lagu, tapi kayak gini lah yang bergumam di rasa dan di benak
selama traveling tapi untuk siapa ya?

PS; Met valentine ya, kalo mau denger musiknya klik and open in new tab di judulnyah
Untuk Rita Sharon(http://ritasharon.multiply.com) salah satu linkmu kupakai, maap ga bilang dulu tapi much tengkiyu

Saturday, August 26, 2006

Maap maap ga nyambung


.


Tadi lagi liat liat poto di layar dunia maya. Potonya menarik padahal tahu tuh tempatnya, kejadiannya. Kayaknyah waktu itu biasa ajah dah. Kenapa ya dari suatu kejadian, keadaan keseharian bila diambil gambar atawa dipoto ternyata bisa jadi begitu menarik?? Mungkin gak Salah satu nya adalah karena sudut pandangnya berbeda,pencahayaannya berbeda makanya apresiasinya juga jadi beda. Dari suatu yang sama bisa menimbulkan paling tidak dua kesan yang beda, menarik dan tidak menarik.

Bagaimana dengan hidup gw ya? Mungkin ketika gw merasa hidup biasa ajah. Dirasa gak menarik gak bahagia mumet suram dsb. Segala prangka itu mungkin mungkin hanya gara gara gw belum mau melihat dari sudut yang berbeda saja, atau malah belum mau menerima kalau hidupnyah mungkin bahagia andai saja mau melihatnya dengan sudut yang berbeda.Yahh... jadi nyerempet ke masalah penerimaan diri lagi…belum mau belum bisa …gitulah.

Kalo hidup masih kegedean buat diomongin , kita omongin ajah dulu soal diri. Sebentar balik dulu ke foto lagi. Apa yang paling menarik bagi manusia kalo dia liat gambar atau potret bersama dari wisuda, perpisahan, jalan rombongan sampai foto tujuh belasan erte? …gak susah jawabnya citra jepretan dirinya sendiri. Dirinya jadi menarik bila dilihat dari sudut pandang lain. Lagian emang jarang kan kita lihat diri kita dari sudut pandang orang mungkin itu makanya jadi menarik. Barusan gw ngomong kendiri “Kita dah bisa kali niy..dari sekarang belajar diri liat dari sudut pandang lain tanpa harus dibantu kamera tapi pakai kamera pikiran dan diresepin di hati, lumayan buat kalo kita lagi lagi ngedown.”

Kepikiran lagi jadinya hal lain, curiga juga jadinya, kalo “eh menarik juga ya…” bukan cuma satu satunya hasil ketika diri bisa liat sesuatu dari sudut laen. Hasil pandangannya malahan mungkin bisa dibuat jadi bahan introspeksi reflektifi misalnyah untuk membuat sesuatu jadi lebih baik, bukan Cuma menarik…..Maaf masih kebawa-bawa terus niy utilitarian nyah …sekali lagi maap

Ps: Bar,... foto ma tulisannya ga nyambung, tapi potonya emang untuk bar..TcMu

Friday, July 14, 2006

Hai Bulan terimalah…



Maap yak kalo judulnya kayak iklan obat pelancar khusus wanita, sama sekali gak bermasud melakukan totally sexist sexual harassment kok,suwerr.
Barusan, walau pun sama sekali gak romantis sebagaimana biasanya persentuhan yang berkaitan dengan bulan, sayah baru aja nikmatin manfaat terangnya sinar bulan purnama. Bisa nerangin jalan sayah dari tenda sampai ke tempat kencing yang beradab alias WC, dengan selamat.
Kali ini sinarnya beneran bermanfaat badaniah, dan ga cuma bergizi diserap keabstrakan hati. Sorotan Sang Dewi Sri ‘dah nyelamatin kaki sayah dari balok- balok kayu yang bergelimpangan, dari kemungkinan terperosok dalam lubang- lubang calon pondasi dan dari potensi tersangkut tambang yang centang perentang penanda wilayah bangun.Semua kekacauan ini disebar oleh realisasi pengkabinan UNHCR compound di Calang.
Sinar bulan kali ini artinya juga sebagai pelambai perpisahan pada nyamannya perjalanan dari tenda ke WC. Kenyamanan ketika secara visual kita dibuai genit gemulai laut malam hari dengan framing siluet tenda tenda berpenerang lampu badai. Selamat tinggal pada lambaian pohon kelapa di bukit seberang sungai kecil karena nanti pasti kehalangan bayangan sembab kabin kayu. Artinya juga selamat tinggal pada DSA 100% karena kita nantinya disediakan tempat menginap yang sesuai standar (katanya..katanya..katanya…) Bakal nyaman mungkin, mmhh tapi di sisi lain .…hiks :(

Ps:Dalam hati berharap JANGAN SAMPE DEH ngucapin juga selamat tinggal pada usapan rumput berembun dan tanah yang ramah karena cenderung berpasir dan gak lengket di kaki ( tinggal kibas dikit langsung siap bersih lagi kakimuh)

jufe cuap cuap setengah sadar

Friday, March 24, 2006

Inyalitas


Bila rindu begitu memuncak
sering kutitip sapaku pada angin yang menghembus tenggara
pada ombak menggelora
pada kepak sayap burung kelana
sesekali pada cahaya rembulan perona kelam kerudung malam
Kutitipkan juga kerlipan menggoda pada kawananan penari langitan
asuhan bunda malam
…tapi peluk dan kecup ragu sungguh kutitipkan
khawatirku, api cemburu bakar si pembawa ketika
dia sentuh dirimu
Biarlah kusampaikan sendiri peluk dan kecupnya ketika mimpi
ijinkan kita bertemu di buainya



Ps:
Ini usaha-usaha ketika dalam keadaan , bahkan pesan pendek pun tak berhasil kusampirka pada layanan kuasa langit nirkawat :),
lagi inyal alias ilang sinyal.
Kita seringkali harus berkawan dengan maklum dan mahfum jika bersentuhan dengan hal ini, namanya juga tempat terpencil …mmh atau terlampau lama dipencilkan?

jufe cuap cuap setengah sadar

Cuma iseng bertanya-tanya

Jika jika kita ambil sesuatu dari suatu entitas, akankah tercipta suatu entitas yang baru?
Mungkin saja, karena bagian yang kita ambil dan bagian yang tertinggal mungkin saja jadi entitas yang baru.
Jika kita ambil keseluruhan dari suatu entitas akankah tercipta suatu entitas dari yang tertinggal?
Ambil contoh cahaya atau panas, jika kita ambil 100% terang atau panasnya apa yang tersisa? apakakah itu suatu entitas yang baru?
Jika ya, berarti telah tercipta sesuatu dari yang tiada. Berarti dari ketiadaan
mungkin saja munculnya ada, mungkin..
Cuma bertanya-tanya saja...hehehehe :)
Hei, Big J! tolong beri hamba pencerahan.. lagi lagi dan lagi

Friday, March 03, 2006

Tragedi laba laba

Kemaren ada laba laba nyemplung ke kopi saya
Maksudnya sih mau dibiarin hidup, disendoklah laba laba itu
Ditaruh ke tempat yang kering.
“tapi ini kan manis, gimana biar ga disemutin?”
Tanpa pikir lagi dituanglah sepercik kopi tadi ke asbak
Hasilnya? Laba labanya membujur kaku, mungkin keracunan

Maksud hati mau nolong tapi rencana jelek, implementasi serampangan, konsep ga matang…
Hasilnya ya … memento mori

Ps: masih selalu diganggu pikiran, ke sini mau nolong tapi ntar jadi baik gak ya hasilnya?

Tuesday, February 28, 2006

Katanya "Semua pasti pernah datang ke Invisible Circus" Kamu ingat kapan terakhir kali datang?

Tadi pagi akhirnya kencan kita jadi.
Kita akhirnya sempat ketemuan dan berbincang mesra dan nikmatin suasananya bareng
Malahan tadi sempat kuhirup diam-diam ruap aromanya sekedar menguatkan sampiran ingatku padanya.

Kita tadi gak ketemuan di kafe luar ruang dengan sejuknya semilir hembusan pagi yang
dilingkupi nyamannya rengkuhan surya, dengan aksen mewanginya bunga kali ya.Bukan di retoran mewah romantis dengan pencahayaan sempurna, latar musik yang empuk
untuk bantalan emosi. Lengkap juga dengan makanan pilihan dan nikmatnya seruputan
sulingan fermentasi buah yang sengaja diturunkan dari belahan Sungai Eufrat,
Tigris, Pison dan Gihon mengalir

Tadi ketemuannya di pojokan, di berantakannya kamar bujangan lontang lantung.Ketemunya pas aku lagi berkunjung ke taman hijau permata si tanpa wujud tuk sekedar hirup sedikit keharumannya.

Sekilas aku lupa sekilas aku ingat sama kencanku tadi pagi

Yang masih sisa - untungnya- kehangatan yang masih membekas di hati dan keindahan
yang saya harap tetap mengerak dan gak akan luntur dari kornea, dari retina mata (mudah-mudahan mata hati bukan mata kaki apalagi mata ikan).

Saya juga lupa lupa ingat sama parasnya dan namanya. Untungnya ada kesan yang tinggal
akan parasnya yang manis memancar hangat nyamankan hati.
Ada kelebatan yang tinggal akan celotehan renyahnya tentang mimpi harapan dan cinta,
atau mereka sendiri ya, yang ketemu aku tadi.

Tapi buat apa sibuk inget-inget, rugi kepake waktunya buat gituan.
Mendingan nikmatin senengnya, nyebur ke anggurnya, seruput, minum. Bukan untuk mabuk lalu tidur lagi tapi untuk bangun. Bangun untuk menari melompat dan mungkin jingkrak-
jingkrakan

Satu yang kuingat juga , senyumnya tadi damaikan hati dan kepala, sehingga akhirnya setelah tahun tahun yang panjang, mereka sejenak berhenti berdebat.

Aku sebetulnya engggak yakin sama hubungan kita
Aku jodoh gak ya sama dia?
Nanti kita bisa langgeng gak ya?

Hubungan aku dan dia lebih ke hubungan benci-cinta, rindu-dendam, kagum-muak

Aku saja masih sering capek dan ga ngerti. Kenapa dia sering pergi-pergi jadi
gak bisa di sampingku terus.
Sama sekali bukan salahnya dia sih.
Dari dulu juga dia udah sering ngomong, teman saya juga dah sering ngingetin akan
hal ini.
Kalo dia cuma bisa datang pada waktunya pada musimnya pada kejaiban bahkan
keindahannya sendiri.
Kencan kita tadi pagi aja sungguh gak terduga.

"Iya, iya. Aku ngerti. Aku akan tunggu kamu dan mau tunggu kamu lagi untuk
ketemuan selanjutnya. Yang penting kita tetep jalan ya...," itu janjiku
padanya padaku pada kita
Tapi Sial dangkalan,aku sering L U P A
Sering kehabisan energi, kelelahan ngatasin kerontangnya kerinduan yang narik-
narik ke atas ke bawah. Narik-narik semuanya, emosi, pikiran, hati bahkan kayaknya tangan kaki kepala saya ikut ketarik-tarik juga

Kalau lagi kayak gitu, yang sibuk bantuin biasanya Si Om, yang waktu kenalan dulu
ngakunya dari Galilea.
Secara misterius, diam-diam (makanya sering gak kerasa dan gak disyukuri) Dia bantuin
mulu. Sering nyuntik modal agar bisa untuk kencan selanjutnya. Roti, ikan, air bahkan
anggur di rumahnya juga bisa ambil kapan mau. Tinggal ketok pintu dan minta.
Si Om yang paling sering nyemangatin dan bilang "Jalanin ajah, ikut Aku. tar juga
kalau kamu percaya kita akan ketemu di sana"

Sejujurnya sih aku dah gak sabar lagi bayangin kencan kita selanjutnya.

PS: Sekarang saya malu karena suka lupa. Lupa kalo si Om dipukulin, ditusuk, bahkan
dipantek di kayu di bukit di luar kota.
Katanya sih salah satunya gara gara terlalu sering bantuin penjahat, orang miskin
dan pelacur. Kayak bantuan Dia ke saya.
Parahnya si Om sering banget digituin lagi dan saya enggak kapok kapoknya lupain Dia

Maap ya Om, dan makasih karena Om aku bisa kenal dan kencan ma dia( kayak tadi
pagi) . Pintakan pada Bapaknya Si Om ya, mudah-mudahan kita jodoh, aku si dia dan
Om juga.

catatan kecil untuk Hari Minggu 26 Feb 2006:

Hari Minggu kemarin dikasi kesempatan ngerasain "Bliss".Ajaib banget ketika keindahan rangkaian kejadian dibukakan cadarnya di depanlu. Caranya juga gak terduga dan gak
dimulai dengan kejadian luar biasa. Cuma nonton Invisible Circus, terus terdorong untuk
ngecek email yg tertunda kemarin. Terus dibukakan rangkaian kejadiannya.
Suatu kelegaan yang berarti setelah sekian lama gelisah dan banyak sekali pegulat dalam kepala dan hati yang tanding terus. Semua nilai, idealisme, kenyataan dibentur-
benturkan di sini. Capek banget dan sering berharap untuk bisa istirahat berhenti mikir dan berhenti ngerasa, sekali kali. 'Mang gada solusi yang final sih. Cuma keindahannya bener melegakan.
Katanya, guru Zen sering ngajak muridnya untuk liat pohon, dan bunga. Tapi dikit banget yang liat. Keindahan sejati dari keseharian
Mudah mudahan saya dikasi kesempatan lagi untuk melihat, mendengar, merasa.